Hari Keempat Summer Course IKK IPB: Menyelami Nilai Lingkungan dan Kemanusiaan di Hutan Wakaf

5
berita / Tak Berkategori / Tips / Uncategorized

Hari Keempat Summer Course IKK IPB: Menyelami Nilai Lingkungan dan Kemanusiaan di Hutan Wakaf

Bogor, 7 Agustus 2025 – Kamis pagi, peserta The 9th Summer Course “Nurturing Harmony in Family Life for Sustainable Living“ Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), IPB University, berangkat dari kampus menuju Hutan Wakaf di Tegalwaru. Perjalanan dimulai sekitar pukul 08.00 dengan suasana hangat. Di dalam kendaraan Hiace (minibus), percakapan mengalir dinamis, mempererat interaksi antar mahasiswa yang berasal dari berbagai negara.

Setibanya di lokasi, peserta disambut jalur setapak yang cukup terjal. Meski terdengar keluhan kecil, perjalanan justru menjadi pengalaman seru. Di tengah perjalanan, beberapa peserta internasional sempat mencoba es cekek, yaitu minuman es tradisional lokal yang dimakan langsung dari kemasan plastik dengan cara “dicekek” atau dipencet dari bawah.

Kegiatan dibuka dengan penanaman pohon yang diwakili oleh Mr. Kaoru Ozawa (University of Niigata Prefecture) bersama pihak Hutan Wakaf. Rute perjalanan kembali membawa peserta melewati desa warga, menyaksikan langsung kehidupan sehari-hari masyarakat setempat yang lekat dengan peternakan dan pertanian.

Acara berlanjut dengan kuliah lapangan oleh Dr. Khalifah Muhammad Ali dan tim, Ketua Yayasan Hutan Wakaf Bogor, sebagai Pemateri Summer Course dengan tema Waqf Forest: Human-Environment Interaction for Sustainable Living. Dalam sesi ini, beliau menjelaskan makna hutan wakaf serta kontribusinya bagi lingkungan dan masyarakat. “This forest is a waqf forest, people cannot sell and pass down it. This is a forest that can be used freely by the community,” jelasnya. Ia menambahkan, “Waqf could be a way to protect the earth and build civilization.”

Suasana semakin akrab saat sesi permainan dimulai. Peserta diajak mencoba permainan tradisional Indonesia, seperti Cingciripit (permainan lingkaran di mana tangan harus menangkap jari lawan sambil menghindari jari kita sendiri ditangkap) serta Bos Berkata (permainan instruksi yang hanya boleh diikuti jika diawali dengan kalimat “Bos berkata”). Selain itu, ada pula permainan kelompok yang menguji koordinasi dan kekompakan tim.

Hari keempat ini diharapkan tidak hanya memberikan wawasan tentang interaksi manusia dan lingkungan melalui konsep wakaf, tetapi juga meninggalkan kesan kebersamaan yang kuat di antara seluruh peserta Summer Course IKK IPB 2024.

Acara akan berlanjut pada Jumat, 8 Agustus 2024, yang sekaligus menjadi hari penutupan rangkaian kegiatan Summer Course IKK IPB tahun ini.